Tambolaka – Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya menggelar Kegiatan Fasilitasi Pengembangan Kompetensi SDM Ekonomi Kreatif melalui pelatihan menjahit dan pembuatan souvenir turunan dari kain tenun pada tanggal 14–15 Juli 2026 di Ruang Waikuri, Hotel Sinar Tambolaka.
Pelatihan diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari beberapa desa se-Kabupaten Sumba Barat Daya, antara lain Desa Wee Rame, Kelurahan Waitabula, Desa Kabali Dana, Desa Wee Londa, Desa Wainyapu, Desa Maliti Bondo Ate, Desa Loko Kalada, Desa Waikaninyo, Desa Payola Umbu, Desa Kalena Wanno, Desa Mareda Kalada, Desa Lombu, dan Desa Kalaki Kambe.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh panitia dan Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya. Narasumber kegiatan adalah Ibu Martha Ari Molla, M.Si., Teol., selaku pelaku UMKM Galiano, yang memberikan materi dasar menjahit meliputi pengenalan alat dan bahan, jenis mesin jahit, penggunaan mesin jahit, serta teknik dasar menjahit.
Selama pelatihan, peserta mempraktikkan pembuatan berbagai produk souvenir, seperti bandana, tempat tisu, ikat rambut, jepit rambut, dan tas samping telepon genggam, dengan kain tenun sebagai bahan utama sehingga menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai tambah dan berpotensi menjadi souvenir khas daerah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif, setiap peserta juga menerima bantuan berupa mesin jahit dan kelengkapannya untuk menunjang keberlanjutan usaha serta pengembangan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya berharap kapasitas sumber daya manusia ekonomi kreatif terus meningkat sehingga mampu menghasilkan produk-produk kreatif berbasis tenun yang bernilai jual, memperkuat identitas budaya lokal, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.



